Kopi, Lada, Nanas, dan UMKM: Ekonomi Kreatif Gedongtataan
Gedongtataan di Pesawaran menggerakkan ekonomi dari kopi, lada, nanas, dan UMKM kerajinan. Simak denyut pasar dan pelaku usaha lokalnya.
Hal Penting
- Gedongtataan adalah kecamatan di Kabupaten Pesawaran dan menjadi pusat pemerintahan kabupaten tersebut
- Sebelum pemekaran, wilayah ini bagian dari Kabupaten Lampung Selatan
- Kopi robusta dan lada jadi komoditas andalan pekarangan dan kebun warga
- Nanas Pesawaran dikenal manis dan dijual segar maupun olahan
- UMKM kerajinan dan kuliner tumbuh mengikuti pasar harian dan kebutuhan rumah tangga
Pagi di Pasar Gedongtataan
Pagi belum habis ketika pedagang di sekitar Pasar Gedongtataan menata dagangan. Karung kopi robusta dibuka, aroma tanah bercampur asap kendaraan. Di sudut lain, tumpukan nanas kuning tersusun rapi, sementara lada putih dan hitam dimasukkan ke kantong kecil. Pembeli datang bukan hanya dari dalam kecamatan, tetapi juga dari desa-desa sekitar Pesawaran.
Gedongtataan bukan kota besar. Ia kecamatan yang menjadi pusat pemerintahan Kabupaten Pesawaran, dan sebelumnya wilayah ini masuk Kabupaten Lampung Selatan. Status administratif itu membuat aktivitas ekonomi tidak lepas dari urusan pelayanan publik, tapi justru dari situ pasar tumbuh. Kebutuhan pegawai, pedagang, dan warga sekitar bertemu di satu titik. Kopi, lada, dan nanas menjadi tiga komoditas yang paling sering disebut ketika orang membicarakan hasil bumi Gedongtataan.
Kopi dan Lada: Komoditas yang Tak Pernah Sepi
Kopi dari kebun-kebun di sekitar Gedongtataan umumnya robusta. Petani menjual dalam bentuk biji kering, sebagian kecil mengolah menjadi bubuk dan menjualnya ke kedai-kedai lokal. Harga di tingkat petani berubah mengikuti musim dan permintaan pasar, tapi permintaan rumah tangga relatif stabil. Warung kopi sederhana di pinggir jalan banyak ditemui, menandakan kopi bukan hanya komoditas dagang tetapi bagian dari kebiasaan harian.
Lada punya cerita berbeda. Tanaman ini sering ditanam di pekarangan atau kebun campuran, bukan monokultur besar. Perawatan lada butuh ketelatenan, terutama saat panen dan pengeringan. Lada putih dihasilkan dari proses perendaman dan pengupasan, sedangkan lada hitam dikeringkan langsung. Selisih harga keduanya cukup berarti bagi petani. Di pasar, lada dijual dalam kemasan kecil untuk kebutuhan dapur, dan dalam jumlah besar untuk pedagang pengumpul. Kombinasi kopi dan lada memberi napas ekonomi yang tidak bergantung pada satu musim saja.
Nanas dan UMKM Kerajinan
Nanas dari Pesawaran dikenal punya rasa manis dan kadar air tinggi. Di Gedongtataan, nanas dijual segar di pasar, pinggir jalan, dan kadang langsung dari kebun. Sebagian warga mengolahnya menjadi selai, keripik, atau minuman, meski skalanya masih rumahan. Pola ini khas daerah agraris: hasil panen melimpah, lalu muncul usaha kecil untuk menambah nilai.
Di sisi lain, UMKM kerajinan tumbuh mengikuti kebutuhan sehari-hari. Ada yang membuat anyaman, ada yang menjahit, ada yang memproduksi makanan ringan. Modal awalnya kecil, pasar awalnya tetangga sendiri, lalu meluas lewat pesanan dan mulut ke mulut. Pemerintah kabupaten lewat berbagai program pelatihan dan pendampingan berusaha mendorong pelaku usaha naik kelas, meski tantangan klasik tetap ada: akses modal, kemasan, dan pemasaran digital.
Yang menarik, ekonomi kreatif di Gedongtataan tidak lahir dari gedung atau festival besar. Ia lahir dari dapur, pekarangan, dan kios kecil. Kopi diseduh, lada ditumbuk, nanas dipotong, dan kerajinan diselesaikan di ruang tamu. Semua bertemu di pasar dan warung, membentuk rantai ekonomi yang sederhana tapi hidup. Menjelang 2025 dan 2026, arahnya jelas: memperkuat yang sudah ada, bukan menunggu sesuatu yang datang dari luar.
Pertanyaan yang Sering Muncul
Di kabupaten mana Gedongtataan berada?
Gedongtataan berada di Kabupaten Pesawaran dan menjadi pusat pemerintahan kabupaten tersebut.
Apa komoditas andalan Gedongtataan?
Kopi robusta, lada, dan nanas menjadi komoditas yang paling sering dikaitkan dengan wilayah ini.
Apakah Gedongtataan pernah menjadi bagian kabupaten lain?
Ya. Sebelum menjadi bagian Kabupaten Pesawaran, wilayah ini termasuk Kabupaten Lampung Selatan.
Apa saja UMKM yang tumbuh di Gedongtataan?
UMKM kerajinan, kuliner rumahan, dan pengolahan hasil bumi seperti kopi, lada, dan nanas.